TULUNGAGUNG, kompasnusantara.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Gerakan Bulan Dana PMI Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Praja Mukti, Kantor Bupati Tulungagung.
Gerakan Bulan Dana PMI Tahun 2026 akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Dana yang terkumpul berasal dari sumbangan sukarela masyarakat dan akan digunakan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan PMI di Kabupaten Tulungagung.
Ketua PMI Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, dalam laporannya menyampaikan pertanggungjawaban penggunaan hasil Bulan Dana PMI Tahun 2024 sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Dijelaskannya, sebesar 15 persen atau sekitar Rp52.335.675 disetorkan kepada PMI Pusat dan PMI Provinsi Jawa Timur sebagai setoran wajib. Sementara Rp296.568.825 dimanfaatkan untuk membiayai 18 program kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program tersebut meliputi layanan ambulans gratis selama satu tahun, distribusi sekitar 500.000 liter air bersih ke sembilan kecamatan yang terdampak kekeringan, pengadaan peralatan rescue, ambulans jenazah, pelayanan kesehatan pada musim haji, Hari Besar Nasional, berbagai kegiatan olahraga, hingga operasional Posko Siaga Lebaran.
Selain itu, dana juga digunakan untuk meningkatkan kapasitas relawan melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pembinaan sekitar 1.700 anggota Palang Merah Remaja (PMR), serta keikutsertaan kontingen PMI Tulungagung dalam Jumbara PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur di Gresik.
Tri Hariadi menjelaskan, pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026 mengacu pada surat Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur tertanggal 8 Januari 2026 serta Keputusan Bupati Tulungagung mengenai izin pengumpulan sumbangan dan pembentukan panitia penyelenggara.
Adapun sasaran penggalangan dana meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, BUMN, BUMD, dunia usaha, perbankan, peserta didik mulai tingkat SD hingga SMA sederajat, perguruan tinggi, hingga masyarakat umum yang memberikan sumbangan secara sukarela.
"Gerakan ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang," ujar Tri Hariadi.
Ia berharap partisipasi masyarakat pada Bulan Dana PMI Tahun 2026 semakin meningkat sehingga pelayanan kemanusiaan PMI Tulungagung dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberikan apresiasi atas dedikasi PMI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan.
Menurutnya, PMI memiliki peran yang sangat penting, mulai dari pelayanan kesehatan, penyediaan darah yang aman, penanganan bencana, pembinaan relawan, hingga berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, Ahmad Baharudin mengingatkan agar pelaksanaan Bulan Dana PMI dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan pendekatan persuasif sehingga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berdonasi secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan.
Ia juga menegaskan bahwa penentuan sasaran maupun besaran sumbangan harus dilakukan secara bijaksana agar tidak menambah beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
"Hal ini perlu diperhatikan mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang tidak ringan. Jangan sampai Bulan Dana ini justru menjadi beban bagi masyarakat," tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Baharudin menekankan pentingnya tata kelola dana yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga seluruh dana yang dihimpun benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan bantuan kemanusiaan.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Forkopimda, BUMN, BUMD, perbankan, pelaku usaha, organisasi masyarakat, serta seluruh warga Tulungagung untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Bulan Dana PMI Tahun 2026.
"Mari kita jadikan Bulan Dana PMI sebagai gerakan gotong royong dan kepedulian sosial demi membantu sesama yang membutuhkan. Setiap rupiah yang disumbangkan akan menjadi harapan bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan," pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus PMI tingkat kecamatan, pimpinan perbankan, pelaku usaha, serta para relawan PMI Kabupaten Tulungagung.
Redaksi

0 Komentar