Kepala SMKN 1 Sumenep Ajak Semua Pihak Bersatu Wujudkan Pendidikan Bermutu

 

Sumenep,Kompasnusantara.id– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Momentum ini menjadi panggilan hati untuk bergerak bersama demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, ia mengajak orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah untuk saling bergandengan tangan.

“Kami tidak ingin ada satu pun anak yang merasa tertinggal hanya karena keterbatasan.

 Pendidikan harus hadir untuk semua, tanpa terkecuali,” tegas Sucipto.

Di tengah berbagai tantangan seperti keterbatasan fasilitas, kondisi geografis, hingga faktor ekonomi, semangat pendidikan di Madura justru terus tumbuh. Keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti, melainkan menjadi pemicu lahirnya kreativitas dan gotong royong.

SMKN 1 Sumenep terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dan berkualitas, mulai dari pemanfaatan sarana yang ada hingga menjalin kerja sama dengan dunia industri.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Ketika orang tua peduli, masyarakat mendukung, dan pemerintah hadir, maka pendidikan akan menemukan jalannya,” ujarnya.

Semangat kebersamaan atau “partisipasi semesta” bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat. Semua pihak diharapkan terus bersinergi agar tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam meraih cita-cita.

Peringatan Hardiknas 2026 juga menjadi refleksi bahwa pendidikan berkualitas harus menjangkau hingga ke pelosok desa, tidak hanya terpusat di kota besar.

Sejalan dengan itu, program Pemerintah Provinsi Jawa Timur “Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas (MAMA MAU NAIK KELAS)” semakin memperkuat harapan akan masa depan pendidikan di Madura.

Menutup pernyataannya, Sucipto menyampaikan pesan yang menyentuh:

“Dari Madura, kami percaya, ketika semua bergerak bersama, pendidikan bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga memerdekakan dan memberi harapan bagi setiap anak bangsa.”

(As-papagaul)

Posting Komentar

0 Komentar