Sumenep,Kompasnusantara.id – Kawasan wisata Pantai Lombang, Kecamatan Dongkek, Kabupaten Sumenep, kembali diwarnai aksi balap liar yang terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Sejumlah pemuda dengan bebas memacu sepeda motor berkecepatan tinggi di sepanjang bibir pantai. Aktivitas tersebut berlangsung di area terbuka yang juga dipadati pengunjung, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan masyarakat.
Dari pantauan di lokasi, balap liar itu bahkan menjadi tontonan warga. Tanpa pengamanan yang memadai, para pelaku tetap melaju kencang di jalur yang juga dilalui pengunjung, termasuk anak-anak.
“Ini sangat berbahaya.
Pantai ini tempat wisata, bukan arena balap. Kalau tidak segera ditertibkan, bisa terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar salah satu warga setempat.
Fenomena ini disebut bukan kali pertama terjadi. Balap liar di kawasan Pantai Lombang kerap muncul saat akhir pekan maupun hari libur, ketika jumlah pengunjung meningkat.
Selain membahayakan keselamatan, aksi tersebut juga dinilai merusak citra pariwisata daerah.
Pengunjung yang datang untuk menikmati suasana pantai justru dihadapkan pada kondisi yang tidak aman dan tidak nyaman.
Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, melakukan penertiban tegas, serta meningkatkan pengawasan di kawasan wisata tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan aksi balap liar di lokasi tersebut.
(May/As)

0 Komentar