Proyek KNMP di Batang-Batang Belum Rampung Meski Anggaran Miliaran, Warga Pertanyakan Progres

 

SUMENEP,kompanusantara.id– Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Pasalnya, proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp10,2 miliar tersebut dinilai belum menunjukkan progres signifikan, meskipun target penyelesaian telah ditetapkan pada pertengahan Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek ini memiliki nomor kontrak B.6754/DJPT.PI.420/PPK/IX/2025, dikerjakan oleh CV. Cendana Indah, serta berada di bawah pengawasan Reskindo Wasa.

Namun, kondisi di lapangan justru memunculkan tanda tanya. Sejumlah bagian pembangunan terlihat belum memasuki tahap finishing, bahkan ada pekerjaan yang dinilai masih jauh dari kata selesai.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan adanya dugaan ketidaksesuaian antara laporan progres dengan kondisi riil di lapangan.

“Kalau melihat langsung ke lokasi, masih banyak yang belum selesai. Tapi informasinya progresnya sudah tinggi,” ujarnya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran publik terkait transparansi pelaksanaan proyek, mengingat anggaran yang digunakan tergolong besar dan bersumber dari dana negara.

Masyarakat pun berharap adanya penjelasan terbuka dari pihak pelaksana maupun pengawas proyek terkait perkembangan pembangunan tersebut. Selain itu, evaluasi menyeluruh dianggap penting agar proyek dapat diselesaikan sesuai perencanaan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keterlambatan maupun kondisi aktual proyek di lapangan.(Red/Tim)

Posting Komentar

0 Komentar