TULUNGAGUNG, KompasNusantara.id – Kawasan Alun-Alun Tulungagung menjadi sorotan publik setelah beredar keluhan warga terkait dugaan aktivitas mabuk-mabukan yang dilakukan oleh sejumlah pekerja sewa mobil-mobilan di area tersebut.
Keresahan ini mencuat di media sosial melalui unggahan akun “Arga Tara” di grup Facebook “WT Tulungagung”, Minggu (29/3/2026). Dalam postingannya, ia menilai pengawasan di ruang publik tersebut masih lemah, bahkan mempertanyakan peran aparat penegak ketertiban.
“Setiap hari pasti mabuk di alun-alun, perilakunya juga meresahkan. Tidak peduli dilihat orang atau tidak. Semalam sekitar pukul 00.00 WIB saya melihat sendiri kondisinya seperti teler dan mondar-mandir. Terlihat seperti tidak takut apa pun. Kerjaan Satpol PP itu apa? Ini sudah menjelekkan nama baik alun-alun Tulungagung,” tulisnya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam tanggapan dari warganet lain yang mengaku mengalami hal serupa. Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran atas kenyamanan dan keamanan pengunjung, mengingat alun-alun merupakan ruang publik yang kerap digunakan untuk aktivitas keluarga dan tempat bermain anak-anak.
“ Kemarin saya lihat juga mengundang teman-temannya mabuk-mabukkan di situ padahal banyak anak-anak yang bermain di sekitarnya,” tulis Arga Tara dalam komentarnya.
Keluhan lain juga datang dari pengguna bernama Dandhy Lhoss Pikire yang menyoroti perilaku tidak pantas di bulan suci Ramadan.
“Bahkan pada waktu puasa Ramadan mereka juga merokok di situ tanpa malu dan tidak memperdulikan pengunjung yang kebanyakan berpuasa,” tulisnya.
Sebagian warga bahkan menyindir kinerja aparat, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja, yang dinilai belum maksimal dalam melakukan penertiban di kawasan tersebut.
“Mungkin Satpol PP tugasnya hanya grebek orang di kos-kosan dan hotel. Alun-alun adalah tempat bermain untuk anak-anak, tempat bersantai keluarga, kalau diisi orang-orang seperti ini sangat disayangkan,” ungkap salah satu warga.
Masyarakat berharap adanya patroli rutin dan tindakan tegas dari pihak berwenang guna menjaga ketertiban serta mencegah aktivitas yang meresahkan di ruang publik. Keberadaan petugas dinilai penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengunjung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun Satpol PP Tulungagung mengenai dugaan tersebut. Publik kini menanti langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menjaga citra Alun-Alun Tulungagung sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.
Red Tim

0 Komentar