SUMENEP,Kompasnusantara.id –Kecelakaan laut terjadi di perairan Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 14.09 WIB. Tongkang TK Trand Asia PB.5 yang digandeng kapal TB DC 9 GT 151 dilaporkan mengalami kebocoran, miring, hingga terbalik dan kandas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tongkang tersebut sebelumnya sempat mengalami kandas sekitar satu bulan lalu. Kondisi kapal kemudian memburuk akibat kebocoran yang terjadi pada bagian lambung.
Pada Kamis sore, pihak Syahbandar Kangean melaporkan kembali adanya insiden terhadap tongkang tersebut. Beberapa hari setelahnya, kapal mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik akibat hantaman ombak dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dalam upaya penyelamatan, muatan batu bara yang berada di atas tongkang sempat dipindahkan ke kapal lain. Namun, proses tersebut tidak sepenuhnya mampu mencegah terjadinya kecelakaan. Sebagian muatan batu bara dilaporkan tumpah ke laut.
Para pekerja dan mandor yang berada di lokasi berhasil dievakuasi oleh nelayan sekitar dalam kondisi aman dan selamat.
Nihil Korban Jiwa
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Seluruh awak dan pekerja berhasil diselamatkan. Pihak berwenang juga menyatakan tidak ada laporan kerugian materiil yang signifikan.
Tindakan Aparat dan Tim SAR
Petugas dari Kepolisian Perairan bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan lebih lanjut.
Tim SAR gabungan yang dikerahkan antara lain dari Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Sumenep, BASARNAS, BPBD Kabupaten Sumenep, serta komunitas nelayan setempat.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga menyusun laporan resmi dan melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan guna menentukan langkah lanjutan.
Kondisi Cuaca Saat Kejadian
Berdasarkan hasil pemantauan, jarak tempuh dari Pelabuhan Kalianget menuju lokasi kejadian sekitar ±90 mil laut. Saat kejadian, kondisi perairan dilaporkan bergelombang dengan pasang air laut.
Adapun kondisi cuaca di sekitar lokasi meliputi:
Arah angin: Barat – Barat Laut
Kecepatan angin: 6,7 – 15 knot
Hembusan angin: 7,8 – 18 knot
Tinggi gelombang: 0,8 – 0,9 meter
Pihak berwenang mengimbau parab nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem demi keselamatan pelayaran.
(As-papagaul)

0 Komentar