Sumenep,KompasNusantara.id– Dalam upaya memperkuat sinergitas dan membangun komunikasi yang harmonis, Polres Sumenep menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh agama, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta organisasi kemahasiswaan se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 17.15 WIB hingga 18.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo No. 35, Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Acara ini diikuti sekitar 40 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Sumenep. Turut hadir Sekretaris MUI Sumenep, Ketua DPD LDII Sumenep, perwakilan Muhammadiyah dan NU, Ketua KNPI Sumenep, serta para ketua organisasi mahasiswa dan presiden mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh agama, pimpinan organisasi, dan mahasiswa. Ia menegaskan pentingnya dukungan serta masukan dari seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Melalui momentum silaturahmi ini, terlebih di Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, diperlukan sinergi bersama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi awal komunikasi yang lebih intens antara Polres Sumenep dan kalangan mahasiswa, sehingga terbangun kerja sama yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Dalam sesi dialog, Ketua PC PMII Sumenep menyoroti masih adanya aktivitas ilegal dan tempat hiburan yang dinilai perlu mendapat penegakan hukum secara tegas. Sementara itu, Koordinator BEM Sumenep berharap terjalin sinergi nyata antara kepolisian dan mahasiswa dalam mendorong kemajuan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumenep menegaskan bahwa setiap pelanggaran, termasuk yang dilakukan oleh oknum anggota Polri, akan ditangani secara transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Polri berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Penanganan kasus dilakukan secara profesional dan proporsional sesuai karakteristik masing-masing perkara,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin solid antara Polres Sumenep, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep.
(As-papagaul)

0 Komentar