PROYEK IRIGASI TENAGA SURYA DESA TORBANG DANA DIDUGA 150 JUTA NILAI PASAR JAUH DI BAWAHNYA SIAPA YANG MENYIMPANG

SUMENEP, Kompasnusanta.id - Muncul informasi di tengah masyarakat bahwa anggaran proyek irigasi tenaga surya di Desa Torbang Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep ini disebut mencapai 150 juta rupiah Padahal berdasarkan perhitungan harga pasar keseluruhan peralatan dan pemasangan yang terlihat di lapangan nilainya berkisar antara 40 juta hingga 54 juta rupiah saja Selisih yang sangat besar ini memicu pertanyaan tajam di kalangan warga. 15,September , 2026

KOMPONEN DI LAPANGAN MEMENUHI STANDAR NAMUN ANGGARAN TIDAK TERBUKA

Secara fisik yang terpasang di lokasi adalah empat unit panel surya SOLANA 450 Wp tangki tandon 3.600 liter pompa air pengeboran sumur serta rangka dan kelistrikan Peralatan sudah memenuhi standar SNI CE dan IEC Namun papan informasi proyek sama sekali tidak mencantumkan nilai kontrak sehingga warga tidak memiliki dasar resmi untuk membandingkan

Jika informasi yang beredar menyebutkan dana sebesar 150 juta rupiah itu benar maka terjadi selisih sangat besar antara nilai anggaran yang disebut dengan biaya wajar yang seharusnya dikeluarkan Rakyat berhak mengetahui ke mana sisa dana tersebut dipergunakan

HARGA PASAR YANG WAJAR

Empat panel surya SOLANA 450 Wp 9,2 juta hingga 10,8 juta rupiah

Pompa air beserta pengatur dan pengubah arus 14 juta hingga 26 juta rupiah

Tangki penampung air 3.600 liter 4,8 juta hingga 5,5 juta rupiah

Pengeboran sumur 12 juta rupiah

Rangka kabel saluran air pemasangan dan pengujian 6 juta hingga 10 juta rupiah

TOTAL WAJAR 40 juta hingga 54 juta rupiah

JIKA 150 JUTA ITU BENAR DIMANA SISA 96 JUTA HINGGA 110 JUTA LAGI

Masyarakat bertanya jika anggaran memang 150 juta rupiah maka ada selisih sekitar 96 juta hingga 110 juta rupiah yang belum terlihat wujudnya Apakah ada komponen yang tidak terpasang Apakah biaya lain yang tidak terjelaskan Atau ada penyimpangan yang terjadi

IDENTITAS PELAKSANA JUGA MASIH TIDAK JELAS

Pelaksana yang tercantum CV Bumi Mandiri Sumekar belum dapat dipastikan keberadaannya secara resmi Kelompok Tani Permata yang tercantum sebagai penerima juga diketahui tidak terlibat dalam pengelolaan teknis maupun keuangan

WARGA TUNTUT KETERBUKAAN

Warga tidak menolak proyek ini Yang diminta adalah kejelasan Berapa nilai anggaran yang sebenarnya Siapa yang menetapkan dan mengapa tidak dipublikasikan Jika 150 juta itu benar maka rincian penggunaannya wajib dibuka untuk umum Dana rakyat harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan

Kami menantikan penjelasan resmi dari instansi terkait maupun pihak pelaksana agar kebenaran dapat terungkap dan keraguan masyarakat dapat dijawab dengan data yang sah

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait

H. Yadi

Posting Komentar

0 Komentar