Isi Libur Sekolah dengan Peningkatan Kompetensi, SMK Negeri Kudu Gelar IHT Kurikulum Merdeka Berbasis Teaching Factory

JOMBANG, kompasnusantara.id – Memanfaatkan masa libur sekolah sebagai momentum peningkatan kualitas sumber daya manusia, SMK Negeri Kudu menggelar In-House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Teaching Factory (TeFa) dan Penatausahaan Administrasi Sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026, dan diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan penuh antusias.

Mengusung semangat "Libur Bermakna, GTK Berkarya, Sekolah Berdaya", kegiatan ini menjadi bukti komitmen SMK Negeri Kudu dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri Kudu, Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan masa libur sebagai kesempatan untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi.

"Kita harus menggaungkan semangat Libur Bermakna, GTK Berkarya, Sekolah Berdaya. Masa libur ini kita optimalkan sebagai momentum untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan produktivitas demi kemajuan sekolah," ujar Erna Kusrini.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan vokasi di era digital. Materi diawali dengan akselerasi literasi pendidik yang membahas strategi mengubah praktik baik di sekolah menjadi artikel ilmiah melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) 

Selain itu, para guru juga mendapatkan pelatihan penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis AI untuk model Project Based Learning (PjBL) maupun Problem Based Learning (PBL). Materi lainnya meliputi penerapan sistem pembelajaran blok guna mengoptimalkan implementasi Teaching Factory (TeFa), penyusunan program pembinaan kader kelas, hingga sinkronisasi program kerja para wakil kepala sekolah.

Melalui pelaksanaan IHT ini, SMK Negeri Kudu berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, sekaligus mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.

Semangat kolaborasi dan budaya belajar sepanjang hayat yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di SMK Negeri Kudu, sehingga sekolah semakin berdaya dalam mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Posting Komentar

0 Komentar