SUMENEP, Kompasnusantara.id – Sebuah rumah milik Abdur Rahman (67), warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (12/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Giligenting, AKP Mawardi, bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan penanganan awal, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 20.00 WIB, Hasanah (54), istri pemilik rumah, bersama adiknya, Toyana (45), baru pulang dari menghadiri takziah di rumah tetangga. Saat tiba di rumah, keduanya mendapati kobaran api sudah membesar dari bagian timur bangunan.
Mereka segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga, di antaranya Buridin (67) dan Suwaris (68), bergegas menuju lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan air serta pasir.
Berkat kerja sama dan gotong royong warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Akibatnya, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, antara lain atap rumah, lemari, tempat tidur, kulkas, pakaian, perhiasan emas, meja dan kursi, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.
Kapolsek Giligenting AKP Mawardi mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan korban dan saksi, hingga melaporkan kejadian tersebut secara berjenjang.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan,” ujar AKP Mawardi.
Saat ini kondisi di lokasi kejadian telah kondusif. Warga bersama aparat setempat masih bergotong royong membantu keluarga korban untuk membersihkan sisa-sisa kebakaran dan meringankan beban pasca musibah tersebut.
(As-Papagaul)


0 Komentar