Jakarta Barat,kompasnusantara.id – Nasib nahas dialami Rudy Alexsander Tinambunan, seorang pengusaha muda sekaligus anggota HIPMI Jakarta Barat Angkatan ke-24. Mobil miliknya raib digondol pencuri saat dirinya menepi di bahu jalan Tol Jakarta–Tangerang KM 3,8 untuk buang air kecil, Sabtu dini hari (16/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Korban diketahui kehilangan 1 unit mobil Daihatsu Rocky warna oranye metalik tahun 2022 bernomor polisi B-1336-HKC. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tepatnya di seberang Graha Kencana.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan nomor LP/B/305/V/2026/SPKT/UNIT RESKRIM/POLSEK KB JERUK, kejadian bermula ketika korban sedang melintas di ruas Tol Jakarta arah Tangerang.
Karena merasa tidak tahan ingin buang air kecil, korban kemudian menepikan kendaraannya di bahu jalan tol. Namun nahas, mobil ditinggalkan dalam kondisi mesin masih menyala dan kunci kontak berada di dalam kendaraan.
Korban lalu berjalan menuju semak-semak di pinggir tol. Tak berselang lama, saat kembali ke lokasi parkir, mobil miliknya sudah hilang dibawa kabur pelaku.
“Awal mula kejadian pelapor sedang berada di dalam tol Jakarta-Tangerang, kemudian menepikan mobilnya pada bahu jalan dan pelapor meninggalkan mobil dalam keadaan mesin menyala dan kunci kontak di dalam untuk buang air kecil di semak-semak. Setelah itu pelapor kembali, ternyata mobil tersebut sudah tidak ada,” tulis kutipan kronologi laporan polisi.
Kerugian Capai Rp200 Juta
Selain kendaraan, sejumlah barang berharga turut hilang bersama mobil tersebut. Di antaranya 1 unit iPhone 13 dan 1 unit laptop gaming Legion 3060 yang berada di dalam kabin mobil.
Akibat kejadian itu, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Korban kemudian melaporkan kasus dugaan tindak pidana pencurian biasa tersebut ke SPKT Polsek Kebon Jeruk, Polres Metro Jakarta Barat pada pukul 07.20 WIB.
Rekaman CCTV Tol Jadi Petunjuk
Saat ini pihak kepolisian bersama korban dan rekan-rekan sesama anggota HIPMI Jakarta Barat tengah berupaya menelusuri keberadaan pelaku. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengajukan permohonan pemeriksaan rekaman CCTV di sepanjang ruas Tol Jakarta–Tangerang.
Rekaman kamera pengawas milik pengelola jalan tol diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pelaku dan jalur pelarian kendaraan.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pengendara agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin menyala tanpa pengawasan, meskipun hanya dalam waktu singkat.
Syahruddin. R

0 Komentar