Banyumas,Kompasnusantara.id — Pemerintah Kabupaten Banyumas menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi melalui peluncuran program strategis bertajuk “Banyumas Investment Experience 2026”. Inisiatif ini dirancang sebagai langkah konkret untuk membuka peluang investasi yang lebih luas dengan mengedepankan potensi daerah berbasis kearifan lokal.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Jawa Timur, Tritan Sahputra, menyampaikan bahwa Banyumas memiliki daya tarik tersendiri yang tidak hanya terletak pada potensi ekonomi, tetapi juga kekayaan budaya yang mampu menjadi nilai tambah bagi investor.
“Konsep yang diusung Banyumas ini menarik, karena tidak hanya menawarkan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga pengalaman investasi yang berakar pada budaya lokal,” ujarnya.
Program Banyumas Investment Experience 2026 dikemas sebagai pameran terintegrasi yang. menggabungkan promosi investasi dengan eksplorasi potensi unggulan daerah.
Sejumlah sektor menjadi fokus utama, di antaranya industri kreatif, pariwisata, kuliner, serta agrikultur berbasis kearifan lokal.
Pada sektor industri kreatif, produk seperti batik Banyumasan, kerajinan anyaman, hingga gerabah diproyeksikan memiliki pasar luas, baik nasional maupun internasional. Sementara itu, seni tradisional seperti Lengger dan Ebeg juga dinilai berpotensi dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai tinggi.
Di sektor pariwisata, Banyumas menawarkan kombinasi keindahan alam dan kekayaan budaya. Mulai dari kawasan dataran tinggi, hutan pinus, hingga desa wisata menjadi peluang investasi yang menjanjikan, termasuk pengembangan hotel, restoran, dan wahana wisata inovatif.
Selain itu, sektor kuliner khas Banyumas turut menjadi perhatian. Beragam makanan tradisional dengan cita rasa autentik diyakini mampu menarik minat pasar jika dikemas secara modern dan inovatif.
Sementara di bidang agrikultur, komoditas unggulan seperti kopi, teh, dan jahe didorong untuk dikembangkan melalui pendekatan teknologi pertanian berkelanjutan yang tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
Untuk mendukung masuknya investasi, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses perizinan melalui sistem satu pintu.
Selain itu, promosi investasi dilakukan secara aktif melalui platform digital dan forum bisnis, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Keterlibatan masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dalam konsep ini.
Pemerintah memastikan setiap investasi yang masuk tetap selaras dengan nilai budaya dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Melalui program ini, Banyumas tidak hanya menawarkan peluang bisnis, tetapi juga pengalaman investasi yang berbeda. Para investor diharapkan dapat meraih keuntungan sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pengembangan potensi daerah.(As-papagaul)

0 Komentar