Situbondo,kompasnusantara.id.13 Januari 2026 Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Situbondo, Suwono, kembali menegaskan komitmennya sebagai aparatur negara yang menjunjung tinggi integritas, loyalitas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.
Suwono resmi menjabat sebagai Kalapas IIB Situbondo sejak Juni 2025. Sebelum dipercaya memimpin Lapas Situbondo, beliau telah mengabdikan diri di berbagai daerah strategis, termasuk Jakarta serta sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa. Penempatan di Situbondo menjadi pengalaman pertamanya berdinas di wilayah Jawa setelah sebagian besar perjalanan kariernya ditempuh di luar daerah tersebut.
Hal tersebut mencerminkan kesiapan beliau untuk ditempatkan di mana saja demi kepentingan institusi dan negara, sekaligus menunjukkan loyalitas tanpa batas terhadap tugas negara.
Dalam sebuah kesempatan, Suwono menyampaikan pernyataan tegas yang mencerminkan totalitas pengabdiannya:
“Hidup, jiwa, dan darah saya pertaruhkan untuk jabatan ini. Lima tahun lagi saya memasuki masa pensiun, lalu apa lagi yang dicari di dunia ini".terangnya
Pernyataan tersebut menjadi cerminan kuat dari integritas, kejujuran, serta ketulusan beliau dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan Lembaga Pemasyarakatan.
Bagi Suwono, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Di bawah kepemimpinan Suwono, Lapas Kelas IIB Situbondo saat ini berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Stabilitas keamanan terjaga, koordinasi antar petugas semakin solid, serta pelayanan pemasyarakatan berjalan optimal.
Pendekatan kepemimpinan yang diterapkan mengedepankan prinsip tegas namun humanis, sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang profesional sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Suwono juga menaruh perhatian besar pada pembinaan warga binaan. Berbagai program pembinaan kepribadian, keagamaan, serta kemandirian terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan warga binaan yang siap kembali ke masyarakat.
Program pelatihan keterampilan, pembinaan mental spiritual, serta kegiatan produktif terus didorong guna membentuk karakter yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat reformasi pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan, bukan semata-mata penghukuman.
Suwono juga menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi pemasyarakatan dari segala bentuk penyimpangan.
Pengawasan internal diperkuat, kedisiplinan petugas ditingkatkan, serta budaya kerja berintegritas terus ditanamkan di lingkungan Lapas Situbondo.
Beliau menekankan bahwa seluruh jajaran harus bekerja sesuai aturan, menjunjung tinggi profesionalisme, dan menghindari segala bentuk pelanggaran.
Dengan sisa masa pengabdian menjelang pensiun, Suwono bertekad meninggalkan warisan kepemimpinan yang baik, sistem kerja yang tertata, serta budaya organisasi yang berlandaskan integritas dan profesionalisme.
Kepemimpinan beliau diharapkan terus membawa perubahan positif bagi Lapas Kelas IIB Situbondo, serta menjadi contoh teladan bagi insan pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Luk/tim
0 Komentar