Khirata Foundation Gelar Edukasi Difteri Bersama Yatim dan Duafa di Masjid Al-Barokah

 

Sumenep,Kompasnusantara.id — Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, Khirata Foundation mengadakan kegiatan edukatif bersama anak yatim dan kaum duafa di Masjid Al-Barokah, Desa Kolor, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/04/2025).

Kegiatan yang menjadi agenda perdana pasca Hari Raya Idulfitri ini mengangkat tema tentang bahaya penyakit difteri. Edukasi tersebut diberikan sebagai respons atas munculnya kasus difteri di sejumlah wilayah, sehingga masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap penyakit menular tersebut.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus pemaparan materi oleh Nyai Nanik Farida yang bertindak sebagai fasilitator. Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, tidak hanya secara fisik tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar dalam kehidupan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini juga menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pandian, Sri Wahyuda, A.Md.Keb.

 Dalam penjelasannya, ia menguraikan bahwa difteri merupakan penyakit infeksi serius yang menyerang saluran pernapasan dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

“Gejala awal biasanya berupa demam, nyeri tenggorokan, hingga kesulitan bernapas. Jika mengalami tanda-tanda tersebut, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan utama terhadap difteri, terutama bagi anak-anak.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta, yang terdiri dari wali mustahiq dan warga sekitar, tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab serta berdiskusi langsung dengan narasumber terkait berbagai persoalan kesehatan.

Pihak Khirata Foundation menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga peningkatan kualitas hidup melalui pemahaman kesehatan.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya difteri dan mampu menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekitar.(As-papagaul)

Posting Komentar

0 Komentar