Jakarta Barat – KompasNusantara.id
Seorang pria berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jelambar, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026). Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Beredar kabar bahwa korban meninggal dunia akibat terjebak kemacetan. Namun, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab kematian korban.
“Kalau penyebab meninggalnya belum bisa kami pastikan. Kemungkinan karena sakit,” ujar Alexander saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika seorang saksi yang berada di bengkel dekat lokasi melihat sebuah mobil berhenti di tengah jalan. Saksi lain yang merupakan pengendara melaporkan kejadian tersebut kepada petugas lalu lintas.
Petugas kepolisian bersama sejumlah pengendara sepeda motor sempat membantu mendorong mobil karena diduga mengalami mogok. Namun kendaraan tidak dapat bergerak karena rem tangan masih aktif.
Saat petugas mencoba mengetuk kaca dan membuka pintu mobil, pengemudi tidak memberikan respons. Setelah dicek, korban terlihat duduk di kursi kemudi dengan kepala tertunduk ke arah setir.
“Awalnya kami kira tertidur, tapi setelah dicek denyut nadinya sudah tidak ada,” jelasnya.
Korban diketahui mengenakan kaos abu-abu dan celana biru. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
“Setelah identifikasi awal tidak ditemukan tanda kekerasan, jenazah dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” tambah Alexander.
Polisi juga menemukan sejumlah obat di dalam tas korban, di antaranya inhaler asma, minyak angin, dan obat tetes mata, yang menguatkan dugaan korban memiliki riwayat penyakit tertentu.
Saat ini, pihak keluarga korban telah berkomunikasi dengan Polsek Grogol Petamburan untuk pengambilan barang-barang pribadi dan proses lanjutan.
(Redaksi)


0 Komentar