Sumenep,kompasnusantara.id,Rabu 10/12/2025 — Pengelolaan SPPG Yayasan Al-Azhar desa Aeng Dake kecamatan bluto Kabupaten Sumenep kembali memunculkan kejanggalan. Tim media yang melakukan konfirmasi kepada pihak pengurus menemukan adanya praktik yang dinilai tidak sesuai standar kebersihan dan aturan internal.
Saat dikonfirmasi, pengurus SPPG Aeng Deke menegaskan bahwa area tersebut harus steril dan bahkan mengingatkan agar tidak merokok di dalam lokasi. Pengurus juga menyebut bahwa tempat itu hanya digunakan oleh penjaga yang bertugas.
Namun temuan di lapangan justru bertolak belakang. Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep yang turut memantau lokasi menemukan sebuah asbak berisi puntung rokok di atas meja. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa aturan sterilisasi tidak dijalankan secara konsisten.
“Pengurus mengatakan tempat ini harus steril dan tidak boleh merokok, tapi kenyataannya ada asbak dan puntung rokok. Ini sangat janggal,” ujar Ketua LIPK Sumenep.
LIPK mendesak agar pengelolaan SPPG Aeng Deke dievaluasi secara menyeluruh. Publik berharap instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan tempat tersebut dikelola sesuai prosedur dan tidak hanya sebatas imbauan.
(Team)


0 Komentar