Sumenep —kompasnusantara.id pemagaran makam yang dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Garuda Biru di Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, tidak sesuai dengan fakta dilapangan. (14/12/2025)
dengan adanya bangun tembok pemagaran kuburan alias makam kini menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, pagu anggaran pekerjaan tidak tercantum dalam prasasti kegiatan yang terpasang di lokasi proyek.
Pantauan dari berbagai kalangan masyarakat di lapangan menemukan bahwa prasasti proyek hanya memuat keterangan singkat tanpa mencantumkan nilai anggaran, sumber dana, maupun rincian pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai tidak mencerminkan prinsip keterbukaan dan transparansi akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi fisik pekerjaan, di mana terdapat tanaman yang masih berada di dalam area pagar makam. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait perencanaan dan kualitas pelaksanaan pekerjaan pemagaran tersebut.tujuanya untuk apa? Kok tidak sesuai dengan prasasti nya. Imbuhnya.
Kalau proyek untuk kepentingan umum, seharusnya informasi anggarannya jelas dan terbuka. Ini malah tidak dicantumkan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Menurut penuturan dari Masyarakat setempat mereka berharap kepada pemerintah daerah atau kepada instansi terkait pihak nya segera melakukan pengecekan atau monitoring kelapangan untuk memastikan proyek tersebut yang diduga tidak sesuai dengan peruntukannya" masyarakat butuh kejelasan tentang proyek tersebut agar supaya tidak menimbulkan kecurigaan yang negatif. serta memastikan setiap kegiatan yang menggunakan dana APBD atau hibah yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat atau provinsi juga pemerintah daerah maka harus di peruntukkan sesuai dengan fakta dilapangan. Pungkasnya
Hingga berita ini di publikasikan masih belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek atau pihak terkait.
(Team)


0 Komentar