Proyek Rumah Omprongan di Sumenep Mangkrak, Dana DBHCHT Diduga Disalahgunakan

Sumenep - Kompasnusantara.id,  Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep menjadi sorotan publik. Proyek pembangunan rumah omprongan di Desa Berangung, Kecamatan Guluk-Guluk, yang didanai dari anggaran tersebut, kini mendapat kritik keras karena dianggap tidak berjalan sesuai rencana.23/08/2024

Proyek yang dimulai pada tahun anggaran 2023 ini hingga kini masih mangkrak dan tidak difungsikan. Kondisi ini memicu kecurigaan dari berbagai pihak, terutama masyarakat setempat yang merasa kecewa dengan hasil yang ada.


Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Ilham, menyatakan bahwa meskipun terdapat prasasti di lokasi proyek, tidak ada informasi mengenai volume, jumlah unit rumah, ataupun besaran anggaran yang digunakan. "Ini sangat mencurigakan, seolah-olah proyek ini hanya untuk mengelabui masyarakat," ujarnya kepada media, Jumat (23/8/2024).


Tak hanya masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaji, melalui H. Bhar, juga mengungkapkan keprihatinannya. Menurutnya, proyek ini diduga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) yang ada. "Saya akan telusuri lebih lanjut. Apakah ada instruksi khusus yang menyebabkan proyek ini tidak berfungsi? Pelaksananya juga tidak jelas," tegas H. Bhar.



Di sisi lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Irfan, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, memberikan penjelasan bahwa rumah omrongan tersebut akan difungsikan pada tahun depan. "Tidak apa-apa, itu baru selesai akhir tahun ini," katanya.


Namun, jawaban ini tampaknya belum mampu meredakan kekhawatiran dan kekecewaan masyarakat serta LSM. Mereka menuntut transparansi lebih lanjut terkait penggunaan dana dan pelaksanaan proyek tersebut.


Kritik dan sorotan terhadap proyek ini menunjukkan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan dana publik, khususnya yang berasal dari DBHCHT. Masyarakat berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti dan menyelesaikan masalah ini agar dana yang ada benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.


H.yadi

Posting Komentar

0 Komentar