Jembatan Desa Jambu Ambruk, Diduga Tak Kuat Menahan Beban Truk Proyek KDMP

Sumenep, kompasnusantara.id – Jembatan penghubung antar kampung di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, ambruk diduga akibat tidak mampu menahan beban kendaraan proyek bertonase berat yang melintas untuk pembangunan KDMP di wilayah tersebut.

Peristiwa ambruknya jembatan itu membuat akses utama warga, khususnya masyarakat Kampung Tonggel, terganggu. Warga kini kesulitan beraktivitas karena jalur penghubung tidak dapat dilalui kendaraan sebagaimana biasanya.

Menurut keterangan warga sekitar, sebelum jembatan roboh, sejumlah truk pengangkut material proyek pembangunan KDMP diketahui rutin melintas setiap hari di jalur tersebut. Padahal kondisi jembatan sebelumnya disebut sudah mengalami retak dan dinilai tidak layak dilalui kendaraan berat.

“Sudah lama warga khawatir jembatan itu tidak kuat dilewati truk besar. Tapi kendaraan proyek tetap lewat setiap hari,” ujar salah satu warga setempat, Minggu (24/5/2026).

Akibat ambruknya jembatan tersebut, kendaraan roda empat kini harus mencari jalur alternatif dengan memutar melalui Desa Daramista. Sementara warga pengguna roda dua harus ekstra hati-hati saat melintas di sekitar lokasi.

Selain menghambat mobilitas masyarakat, kejadian ini juga memunculkan sorotan terhadap pengawasan proyek pembangunan KDMP, terutama terkait penggunaan infrastruktur desa yang dinilai tidak sesuai kapasitas beban kendaraan proyek.

Warga meminta pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan teknis guna memastikan penyebab utama ambruknya jembatan tersebut. Mereka juga mendesak adanya tanggung jawab dari pihak pelaksana proyek apabila kerusakan terbukti dipicu aktivitas kendaraan proyek bermuatan berat.

“Kalau memang karena truk proyek, harus ada tanggung jawab. Jangan masyarakat yang jadi korban,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek pembangunan KDMP maupun Pemerintah Desa Jambu terkait dugaan penyebab ambruknya jembatan tersebut. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar jembatan penghubung itu dapat segera diperbaiki dan kembali digunakan masyarakat.

(Red/Team)

Posting Komentar

0 Komentar